Minggu, 28 Oktober 2012

Salam Wr Wb...
Ini adalah postingan kedua pada bulan kedua perkuliahan. Masih sama yaitu tugas softskill mata kuliah Bahasa Indonesia. Pada kali ini akan membahas mengenai kalimat efektif. Oke langsung to the point!!

Kalimat Efektif
Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat.

Ciri-ciri kalimat efektif :
  1. KESEPADANAN STRUKTUR BAHASA
  2. - Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan.
    - Kesepadanan kalimat dibangun melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
    - Kesatuan menunjuk bahwa dalam satu kalimat hendaknya hanya ada satu ide pokok.
    - Satu ide pokok tidak diartikan sebagai ide tunggal, tetapi ide yang dapat dikembangkan ke dalam beberapa ide penjelas.

    BEBERAPA CIRI KESEPADANAN
    - Mempunyai struktur jelas.
    - Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan tidak menggunakan kata depan: di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, dan sebagainya yang ditempatkan di depan subjek.
    - Tidak terdapat subjek ganda.
    - Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.

    Contoh-contoh Kesepadanan - Kepada setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi = subyeknya tidak jelas.
    - Tentang kelangkaan pupuk mendapat keterangan para petani. Unsur S-P-O tidak berkaitan erat

    Harusnya :

    - Setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi.
    - Para petani mendapat keterangan tentang kelangkaan pupuk.
  3. KEPARALELAN ATAU KESEJAJARAN BENTUK
  4. - Keparalelan atau kesejajaran bentuk adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat.
    - Bila bentuk pertama menggunakan nomina, bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan nomina.
    - Demikian pula bila menggunakan bentuk-bentuk lain.

    Contoh-contoh Kepararelan:
    - Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah pengecatan tembok, memasang lampu, pengujian sistem pembagian air, dan menata ruang. - Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara wajar
  5. KETEGASAN ATAU PENEKANAN KATA
  6. - Merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan.
    - Ada beberapa cara penekanan dalam kalimat:
    1. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat
    2. Melakukan pengulangan (repetisi)
    3. Melakukan pengontrasan kata kunci
    4. Menggunakan partikel penegas
  7. KEHEMATAN KATA
  8. Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu jadi kata menjadi padat berisi.

    Dapat dilakukan dengan cara:
    - Menghilangkan pengulangan subyek
    - Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
    - Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
    - Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
  9. KESATUAN GAGASAN
  10. - Kesatuan gagasan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam sebuah kalimat.
    Contoh:
    - Berdasarkan agenda sekretaris manajer personalia akan memberi pengarahan kepada pegawai baru.
  11. KELOGISAN
  12. - Kelogisan adalah terdapatnya arti kalimat yang logis/masuk akal dan penulisannya sesuai EYD.
    Contoh:
    - Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki
    - Kepada ibu Intha, waktu dan tempat kami persilakan.
    - Jalur ini terhambat oleh iring-iringan jenazah.
Sumber :
http://vanandrianto.wordpress.com/2012/04/02/definisi-dan-ciri-ciri-kalimat-efektif-b-indo/